Tips Menjaga Kesehatan Alat Reproduksi Bagi Wanita

Advertisement

Cemburu dengan bentuk tubuh terutama bagian pinggul selebriti Hollywood atau selebriti tanah air? Ingin terlihat cantik dan seksi seperti mereka?

Lebih baik, jangan terlalu mementingkan bentuk tubuh yang seksi semata-mata. Paling penting bagi kaum wanita adalah menjaga bagian reproduksi dengan baik lebih-lebih lagi dari aspek kesehatan.Alat Reproduksi Wanita

Maksudnya, jaga otot dan tulang pinggul dengan baik untuk menjamin kesehatannya. Pinggul yang sehat membuat Anda terlihat lebih seksi.

Ingin tahu panduan menjaga kesehatan bagian tubuh yang penting?

Ikuti tips dibawah:

Kebiasaan Mempengaruhi

Jika dilihat dari penampilan Anda dari punggung, tulang pinggul di bagian pinggul memberikan bentuk tubuh agar terlihat lebih berlekuk.

Namun, jika diperhatikan lagi, tulang pinggul ini dibentuk oleh tiga tulang yang saling berhubungan dan ia sangat penting untuk menentukan kemampuan Anda untuk melahirkan secara normal atau sebaliknya.

Menurut ahli, bagian dalam tulang pinggul ini membentuk seperti ovul dan semakin ke bawah itu membentuk segitiga. Di bagian ini, terdapat banyak organ termasuk organ reproduksi.

Inilah sebab dikatakan bahwa sangat penting untuk menjaga kekuatan tulang ini. Seperti yang kita ketahui, kekuatan tulang bakal menurun karena pengaruh hormon, terutama ketika meniti ke alam menopause.

Ini karena, hormone estrogen, selain dapat mempengaruhi kesehatan tulang, memberi pengaruh ke jantung, kulit dan mata.

Tidak dipungkiri, di usia muda kita terlihat sehat tanpa risiko penyakit terkait tulang atau pinggul. Namun kebiasaan kita sedari kecil ini akan berdampak ketika usia mencapai 40 ke atas.

Ini adalah karena, wanita di ambang usia 40-an yang akan menempuh saat-saat menopause akan mengalami kekurangan estrogen. Biasanya, bagian-bagian di sekitar pinggul, tulang belakang dan lengan menjadi fokus diserang sakit.

Jadi, adalah penting menjaga kesehatan mulai dari usia yang muda.

Kalsium dan Makanan Seimbang

Asupan makanan juga penting untuk memperkuat tulang pinggul. Makanan seimbang seperti kandungan lemak, karbohidrat dan protein juga harus dititikberatkan.

Janganlah Anda langsung tidak mengambil lemak dalam makanan Anda. Lemak juga diperlukan oleh tubuh, terutama sekali ketika Anda aktif dan masih produktif lagi untuk membentuk hormone estrogen dan progesterone, yang dapat mempengaruhi kekuatan tulang.

Antara daftar zat yang disebutkan tadi, sudah tentunya asupan kalsium adalah yang paling penting dan harus dititikberatkan.

Jika selama ini kita pikir hanya susu saja yang mengandung kalsium dan dapat membantu memperkuat tulang, ternyata Anda keliru sebenarnya. Kebutuhan kalsium pada individu berbeda dan juga tergantung pada faktor usia dan aktivitas keseharian Anda.

Wanita di usia muda membutuhkan lebih kalsium karena cenderung lebih aktif bergerak dan lebih produktif.

Kalsium tidak hanya berasal dari susu atau produk-produk susu seperti keju, tetapi dapat juga hadir di dalam makanan seperti daging.

Jika Anda tidak menyukai susu, bisa juga menikmati makanan lain yang memiliki kalsium. Jadi, tidak ada alasan lagi untuk Anda menghindari.

Menghindari Jatuh

Waktu itu emas.

Tapi jangan salah sangka.

Jangankan karena memegang prinsip itu, Anda melakukan pekerjaan terburu-buru, dan selalu cepat hinggakan Anda tidak hiraukan soal keselamatan dan kesehatan diri.

Berjalan atau berlari terburu-buru bisa mengakibatkan kecelakaan.

Ada juga yang lebih senang mengendarai sepeda motor dengan tujuan ingin menghemat waktu ke tempat kerja tanpa harus menghadapi kemacetan lalu lintas.

Bawa diri Anda sebaik-baiknya. Maksudnya, berhati-hati ketika berjalan, berlari, atau ketika naik sepeda. Kerusakan tulang terutama di bagian tulang panggul, dapat terjadi jika Anda terjatuh, ketika naik sepeda.

Fungsi tulang pinggul akan berubah dan bengkok hingga mneyebabkan bentuk ovalnya lari dari bentuk aslinya.

Tentu nampak tidak cantik dan sedikit melukai ‘pemandangan’ bukan?

Kemungkinan lain pula, tulang pinggul yang tidak sempurna tadi, dapat mempengaruhi situasi Anda saat ingin melahirkan anak. Karena bentuk jalan lahirnya tidak sempurna dan bentuk panggulnya tidak bagus, khawatir nanti Anda melahirkan dengan cara operasi (caesar) pula.

Berolahraga

Menelusuri kembali kali terakhir Anda berolahraga atau olahraga.

Apakah seminggu, sebulan atau setahun yang lalu?

Wah, parah sangatlah kalau memang sudah setahun Anda tidak berolahraga.

Sebaiknya, Anda harus mulai daftar latihan olahraga minimal tiga kali seminggu di dalam rutinitas Anda sehari-hari.

Ini memastikan tulang anda tetap kuat meskipun Anda semakin dimakan usia.

Olahraga yang paling penting sekali adalah latihan beban. Olahraga lain seperti jogging, jalan kaki, berjalan atau angkat berat yang dapat memberikan beban terhadap tulang belakang Anda juga perlu dilakukan.

Menjaga Otot Lainnya

Bukan hanya tulang pinggul yang perlu diberi perhatian, tetapi otot pinggul juga perlu dijaga dengan baik.

Otot pinggul ini berfungsi sebagai landasan bagi organ reproduksi termasuk rahim dan ovarium.

Rahim yang ada di dalam rongga perut tampak ‘melayang’ tetapi ada tali penggantungnya di sebelah kanan dan kiri, juga dibagian depan, belakang, atas dan bawah yang menempel di otot.

Jika otot ini kuat, artinya kondisi organ reproduksi di dalam posisinya yang terbaik.

Kondisi otot panggul untuk wanita berusia 20 – 30 tahun biasanya berada di dalam kondisi yang baik. Justru, sejak di usia muda lagi lah kita perlu melatih dan memeliharanya agar terus berada dalam kondisi yang sehat dan baik sampai ke tua.

Tags: cara merawat tubuh wanita, kesehatan tubuh wanita, cara menjaga kesehatan tubuh wanita, Merawat tubuh wanita, kesehatan reproduksi pada wanita, tips menjaga kesehatan tubuh wanita, tips merawat tubuh wanita, cara merawat alat reproduksi wanita, menjaga kesehatan tubuh wanita, cara merawat diri wanita
Advertisement
Tips Menjaga Kesehatan Alat Reproduksi Bagi Wanita | Kartika Dwi | 4.5