Tips Dalam Membeli Mobil Bekas

Tips Dalam Membeli Mobil Bekas

Posted on

Tips Dalam Membeli Mobil Bekas –┬áDana Anda kurang mencukupi untuk membeli mobil baru, inisiatif lainnya tentu adalah membeli mobil bekas atau second. Tapi nanti dulu, Anda harus memperhatikan Tips Dalam Membeli Mobil Bekas berikut ini agar Anda tidak salah ataupun rugi dalam membeli mobil bekas.

5 Tips Dalam Membeli Mobil Bekas

Berikut beberapa tips yang harus Anda lakukan ketika ingin membeli mobil bekas/second:

1. Di ruang terbuka

Coba perhatikan badan mobil, parkir di tengah panas, dan perhatikan lekuk-lekuk bayangan yang ada. Kita akan tahu apakah mobil itu pernah didempul atau tidak. Berdiri di ujung belakang mobil dan perhatikan garis dari ujung depan ke belakang. Seharusnya lurus jika accident free (tidak terlibat dalam kecelakaan). Buka pintu, perhatikan jarak di antara pintu dengan bemper depan (seharusnya sama ketika pintu dibuka). Buka tutup kap depan, perhatikan warna asli mobil di bawah sekrup (biasanya bagian bawah sekrup tidak dicat karena sekrup tidak dibuka).

2. Indoor

Duduk di tempat supir dan coba goyangkan kemudi. Perhatikan jika sendatan saat mencoba menggoyangkan kemudi/setir. Mobil yang mengalami kecelakaan parah akan terasa di bagian ini.

Cek karpet lantai belakang atau dibawah tempat duduk pengemudi, perhatikan jika ada sambungan. Perhatikan semua karet pelapis pintu. Pastikan tidak koyak (mahal belanja kalau koyak). Ketika mengemudi uji (test drive), coba dengar tingkat kebisingan atau mencoba dengar jika ada angin masuk ke dalam mobil.

3. Mesin

Bawa mobil ke bengkel dan periksa bawah mobil. Anda akan dapat melihat minyak bocor, gearbox bocor, oil seal drive shaft bocor, knalpot bocor, suspension bocor dan kondisi badan mobil dari bawah (berkarat atau badan mobil hampir putus). Investasikan sedikit uang, beli oli baru dan minta mekanik menggantikannya.

Anda dapat memeriksa kondisi mesin dengan memeriksa oli sebelumnya apakah oli bercampur air, masih lengket tapi warna terlalu hitam. Semua itu menandakan mesin tidak bersih. Kalau bercampur dengan air, batalkan niat untuk beli mobil itu karena mungkin salah satu gasket dalam mesin telah bocor (Belanja untuk ganti gasket seperti overhaul mesin tanpa barter dalam mesin).

4. Nyalakan mobil buka Kap depan dan periksa mesin

Mula-mula buka busi, kalau berminyak di kepala dengan bau minyak hitam tandanya minyak, katup sudah akan kena Gramme atau piston ring sudah longgar. Pasang kembali dan coba hidupkan mobil. Perhatikan asap, kalau asap warna hitam, maksudnya tuning tidak berapa betul, kalau warna kebiruan, maksudnya minyak hitam sudah makan (untuk konfirmasi lagi pengamatan ke atas busi tadi). Periksa kabel keseluruhan mobil. Ada atau tidak direnovasi. Kadangkala modifikasi sistem kabel listrik mobil bisa menyebabkan belanja yang tinggi jika terjadi kerusakan. Perhatikan belting, ada atau tidak kawat belting yang sudah keluar. Buka penutup timing belt, minta mekanik periksa belt.

Hidupkan mesin dan hidupkan AC, kedua kipas berputar, tutup AC, tidak ada kipas berputar sehingga suhu air radiator mencapai tingkat panas tertentu, otomatis kipas besar di bagian dalam mesin akan berputar. Perhatikan suhu dari dalam dashboard (biasanya pada kondisi setengah antara terlalu panas dan dingin). Biarkan mesin selama 10-15 menit dan perhatikan kipas dalam mesin berputar dan berhenti secara otomatis. Setelah itu kalau tuning optimal tercapai, biasanya sedikit air akan keluar dari knalpot.

5. Berkendara

Jalankan mobil pada jalan yang lurus, lepaskan kemudi dan mobil harus bergerak lurus bukan mengarah ke kiri atau kanan. Kalau ia ke kiri atau ke kanan ini harus ada masalah pada sistem kemudi.